Disway banner

Mana yang Lebih Baik Es Teh Manis vs Hangat untuk Berbuka, Ini Saran Dokter Gizi!

Mana yang Lebih Baik Es Teh Manis vs Hangat untuk Berbuka, Ini Saran Dokter Gizi!

Mana yang Lebih Baik Es Teh Manis vs Hangat untuk Berbuka, Ini Saran Dokter Gizi!--DOK/NET

Radarkepahiang.id - Salah satu minuman yang dikonsumsi untuk berbuka puasa adalah teh manis. Sebagian orang mungkin lebih memilih es teh agar bisa menyegarkan tubuh setelah berpuasa.

 

Tak jarang juga yang lebih menyukai teh manis dalam keadaan hangat. Lantas, mana yang lebih baik dikonsumsi saat berbuka puasa? Spesialis gizi klinik dr Davie Muhammad, SpGK, menjelaskan teh manis hangat atau dingin tidak memiliki perbedaan dari sisi kalori. 

Hanya saja, penting untuk dicatat takaran gula yang ditambahkan saat minum teh.

BACA JUGA:Ide Hemat dan Praktis, Ini Cara Membuat Lontong dari Nasi Lembek

BACA JUGA:Peluang Cuan 2026, 5 Ide Ternak Modal Kecil untuk Tambahan Penghasilan Keluarga

"Anta teh hangat atau es teh, yang menjadi pembedanya adalah seberapa banyak gula yang digunakan untuk teh tersebut," jelas dr. Davie.

 

Semakin banyak gula yang digunakan pada es teh manis atau hangat yang dikonsumsi, tentu semakin tinggi juga kalorinya. Akan lebih baik jika kadar gula yang dimasukkan tidak terlalu banyak saat buka puasa.

BACA JUGA:Pelaku Buang Sampah Sembarangan Sulit Ditindak, DLH Minta Peran Desa dan Kelurahan Dimaksimalkan

BACA JUGA:Incar OPD Lain, KPK Sebut Praktik Fee Proyek Sebagai 'Pelicin' Sudah Terjadi di Rejang Lebong Sejak Tahun 2025

"Untuk konsumsi gula, anjuran asupan gula sekitar 4 sendok makan atau 50 gram gula per hari," sampai dr. Davie.

 

Ia menjelaskan, menu buka puasa yang tinggi gula bisa memicu lonjakan gula darah setelah berpuasa. Kondisi ini yang akan menyebabkan mudah ngantuk dan lapar kembali.

Sumber: