Disway banner

Anggaran Terbatas, Distan Kekurangan Alokasi Vaksin HPR

Anggaran Terbatas, Distan Kekurangan Alokasi Vaksin HPR

Anggaran Terbatas, Distan Kekurangan Alokasi Vaksin HPR--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Efesiensi anggaran  pada Pemerintah Kabupaten Kepahiang berdampak pada penanganan dan pencegahan rabies pada Dinas Pertanian. Lantaran terbatas anggaran, tahun ini Organisasi Perangkat Daerah tersebut kekurangan alokasi vaksin Hewan Penular Rabies (HPR).

BACA JUGA:Peningkatan Rata-Rata Usia Sekolah Jadi Perhatian Pemkab Menyusun RKPD 2027

BACA JUGA:Sangat Bermanfaat Tapi Teknologi AI Ini Ternyata Belum Banyak Diketahui

Pertahun, dikatakan Kepala Dinas Pertanian Ir. Taufik menjelaskan, daerah menyiapkan kurang dari 3.000 dosis vaksin HPR. Sementara itu, HPR yang menyebar di Kabupaten Kepahiang populasinya mencapai 15 ribu populasi. 

 

"Terbatasnya anggaran menyebabkan kita kekurangan dosis vaksin rabies untuk HPR, tahun ini saja dialokasikan daerah kurang dari 3.000. Sementara populasi HPR cukup tinggi mencapai 15ribu," sampai Taufik.

BACA JUGA:Hampir 3 Bulan Tak Ngantor, Sekdis Perhubungan Terancam Dikenakan Sanksi Disiplin!

BACA JUGA:Apakah Teknologi AI Bisa Berinovasi Hingga Menyerupai Manusia?

Ketersediaan vaksinasi rabies untuk HPR, dikatakan Taufik jauh dari kata cukup. Namun, dengan adanya Peraturan Daerah tentang penanganan dan pencegahan rabies, OPD tersebut berharap alokasi vaksin rabies tercukupi, baik dari pemerintah provinsi maupun pusat.

 

"Kita juga meminta bantuan provinsi dan pusat terkait dengan ketersediaan vaksin rabies ini," kata Taufik. 

BACA JUGA:Dari Nol-Berhasil, Tutorial Membuat Robot dengan Teknologi AI, Gampang!

BACA JUGA:Bisa Tembus Rp10 Juta Perbulan, Begini Cara Memanfaatkan Teknologi AI untuk Menghasilkan Uang

Disisi lain, lanjut Taufik, vaksin rabies sangat krusial untuk mencegah infeksi virus rabies yang hampir 100 persen fatal setelah gejala klinis muncul. Vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah rabies pada manusia dan hewan.

Sumber: