Jejak Prancis di Balik Bangkitnya Bank Dunia
Jejak Prancis di Balik Bangkitnya Bank Dunia--DOK/NET
Radarkepahiang.i - Masa kejayaan Bank Dunia tidak lahir dalam semalam. Lembaga keuangan internasional yang kini berpengaruh besar terhadap arah pembangunan global itu berawal dari situasi dunia yang porak-poranda akibat Perang Dunia II.
Di tengah krisis ekonomi dan kehancuran infrastruktur di berbagai negara Eropa, kerja sama internasional menjadi kunci kebangkitan, termasuk kolaborasi strategis antara Bank Dunia dan Prancis yang menjadi salah satu tonggak awal penguatannya.
BACA JUGA:Pernah Menguasai Dunia Internet, Kini Yahoo Jadi Raja yang Tergerus Kemajuan Zaman
BACA JUGA:Agar Tidak Mudah Sakit, Ini 7 Tips Pola Hidup Sehat!
Bank Dunia resmi berdiri pada tahun 1944 melalui Konferensi Bretton Woods di Amerika Serikat. Lembaga ini awalnya bernama International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), dengan tujuan utama membantu pembiayaan rekonstruksi negara-negara yang hancur akibat perang. Salah satu negara yang paling membutuhkan bantuan kala itu adalah Prancis.
Sebagai negara besar di Eropa yang mengalami kerusakan parah akibat perang, Prancis mengambil langkah cepat dengan menjalin kerja sama erat bersama Bank Dunia. Pada akhir 1940-an, Prancis menjadi salah satu negara penerima pinjaman terbesar dari Bank Dunia untuk membangun kembali infrastruktur vital seperti jalur kereta api, pembangkit listrik, pelabuhan, dan sektor industri strategis.
BACA JUGA:5 Tips Mengisi Waktu Liburan dengan Aktivitas yang Produktif!
BACA JUGA:Dinas Pertanian Kepahiang:PPL Intimidasi Petani Jangan Terulang Lagi!
Kerja sama ini menjadi titik balik penting bagi Bank Dunia. Keberhasilan program rekonstruksi di Prancis tidak hanya membantu mempercepat pemulihan ekonomi negara tersebut, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dunia internasional terhadap peran dan kapasitas Bank Dunia sebagai lembaga pembiayaan global.
Keberhasilan proyek-proyek di Prancis menjadi bukti nyata bahwa Bank Dunia mampu menjalankan mandatnya secara efektif. Dari sinilah reputasi Bank Dunia mulai terangkat dan mendapat pengakuan luas dari negara-negara lain, baik di Eropa maupun di kawasan lain yang tengah berjuang memulihkan ekonomi pascaperang.
BACA JUGA:Dinas Pertanian Kepahiang:PPL Intimidasi Petani Jangan Terulang Lagi!
Sumber:










