Laptop Lemot, Atasi dengan 10 Cara Mudah Ini!
Laptop Lemot, Atasi dengan 10 Cara Mudah Ini!--DOK/NET
Radarkepahiang.id - Laptops merupakan salah satu perangkat elektronik yang sangat penting bagi banyak orang. Laptop digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, belajar, hingga liburan.
Namun, laptop yang lemot sangat menganggu produktivitas. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan komputer lemot, seperti kapasitas RAM yang kecil, hard drive yang penuh atau adanya virus.
Jika komputer anda mengalami masalah lemot, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa anda harus segera mengatasinya.
BACA JUGA:Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ampuh Memperbaiki Aki Motor Soak
BACA JUGA:Banyak yang Tidak Percaya, Ini Kunci Diet Sehat Bagi Pria yang Menginginkan Tubuh Ideal
- Menganggu produktivitas
Komputer yang lemot dapat menganggu produktivitas anda, anda akan kesulitan untuk menjalankan aplikasi, membuka file, atau melakukan tugas-tugas lainnya. Hal ini tentu akan membuat anda merasa frustasi dan kehilangan waktu.
- Menghambat pekerjaan
Jika anda menggunakan komputer untuk bekerja, komputer yang lemot dapat menghambat pekerjaan anda.Anda akan kesulitan untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memberikan hasil yang maksimal
- Merusak Data
Jika komputer anda terinfeksi virus, komputer anda bisa menjadi lemot. Virus dapat merusak data anda, sehingga anda bisa kehilangan data penting.
BACA JUGA:57 ASN Kepahiang Naik Jabatan dan 41 Turun, Bupati Alarm Cegah Korupsi!
BACA JUGA:Ini Daftar Nama Lengkap Mutasi ASN Kepahiang Per 30 Januari 2026!
-Mengurangi nilai jual
Komputer yang lemot akan memiliki nilai jual yang lebih rendah, hal ini karena komputer yang lemot dianggap sudah tidak layak digunakan.
Cara mengatasi komputer lambat
1. Bersihkan Disk dan Hapus File tidak penting
Salah satu penyebab laptop lemot adalah banyaknya file yang tidak penting tersimpan di hard drive.File-file ini dapat berupa file sampah (junk file), file cache, atau file-file yang sudah tidak digunakan lagi.
Untuk memberikan disk dan menghapus file tidak penting, anda dapat menggunakan aplikasi pembersih disk cleaner bawaan windows atau aplikasi pihak ketiga.
2. Pilih drive yang ingin anda bersihkan
Disk cleanup akan menampilkan daftar drive yang tersedia di komputer anda. Pilih drive yang ingin anda bersihkan dan klik 'Ok'.
BACA JUGA:Sempat Atraksi Bersama Ular Cobra, Warga Tebat Monok Meninggal Dipatok Ular!
BACA JUGA:98 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Bupati Kepahiang
3. Tunggu hingga Disk Cleanup scan file
Disk cleanup akan memindai drive anda dan membuat daftar file yang dapat anda hapus. Ini mungkin memakan waktu beberapa menit, tergantung pada ukuran drive dan jumlah di dalamnya.
4. Pilih file yang ingin anda hapus.
Dibawah 'file to delete', centang kotak di sebelah jenis file yang ingin anda hapus. Beberapa jenis file yang dapat anda hapus dengan disk cleanup meliputi:
-File sementara
-File cache
-File log
-File dump
-File system error
BACA JUGA:Banding Vita Melia, Pemkab Kepahiang Dimintai Klarifikasi oleh BKN
BACA JUGA:Ini Tips Diet untuk Menurunkan Berat Badan yang Aman dan Sehat
5. Klik 'OK' untuk menghapus file
Setelah anda memiliki file yang ingin dihapus, klik tombol 'OK'. Disk Cleanup akan menghapus file-file tersebut dan membebaskan ruang penyimpanan di hard drive anda.
2. Uninstall program yang tidak diperlukan
Program-program yang tidak diperlukan juga dapat menyebabkan laptop lemot. Program-program ini akan berjalan di latar belakang saat laptop Anda menyala, sehingga akan memakan memori dan CPU.
Untuk menghapus program yang tidak diperlukan, Anda dapat membuka menu Control Panel > Programs and Features. Kemudian, pilih program yang ingin Anda hapus dan klik Uninstall.
BACA JUGA:Jangan Terkejut, Ini Sederet Fitur Tersembunyi Hp Android yang Jarang Sekali Diketahui
BACA JUGA:Kepahiang Masih Nihil Tenaga Dokter Hewan, Distan Usulkan Rekrutmen!
3. Matikan Program Startup
Program-program yang berjalan saat startup juga dapat menyebabkan laptop lemot. Program-program ini akan berjalan secara otomatis saat laptop Anda menyala, sehingga akan memakan memori dan CPU.
Untuk mematikan program startup, Anda dapat membuka menu Task Manager dengan menekan tombol Ctrl+Shift+Esc pada keyboard. Kemudian, klik tab Startup dan matikan (disable) program yang tidak Anda perlukan.
4. Perbaharui Sistem Operasi dan Driver
Microsoft dan produsen perangkat keras sering merilis pembaruan sistem operasi dan driver untuk memperbaiki bug dan meningkatkan kinerja. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperbarui sistem operasi dan driver laptop Anda.
Untuk memperbarui sistem operasi, Anda dapat membuka menu Settings > Windows Update. Kemudian, klik Check for updates.
Untuk memperbarui driver, Anda dapat membuka situs web produsen perangkat keras Anda dan mengunduh driver terbaru untuk perangkat Anda.
5. Tingkatkan RAM
RAM (Random Access Memory) adalah memori yang digunakan oleh sistem operasi dan aplikasi untuk menyimpan data yang sedang digunakan. Jika kapasitas RAM laptop Anda kecil, maka laptop Anda akan lebih sering menggunakan hard drive untuk menyimpan data sementara. Hal ini dapat menyebabkan laptop lemot.
Untuk mengatasinya, Anda dapat meningkatkan kapasitas RAM laptop Anda. Anda dapat membeli dan memasang sendiri RAM baru, atau membawa laptop Anda ke tempat service.
BACA JUGA:Diultimatum PHI, PDAM Kepahiang Wajib Bayar Rp600 Juta Tunggakan Gaji Eks Karyawan!
BACA JUGA:Lebih Dari 1 Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Masih Buron, Ini Upaya Satnarkoba Polres Kepahiang!
6. Gunakan SSD
SSD itu lebih cepet baca dan tulis data daripada hard drive biasa. Kalau laptop kamu masih pakai hard drive biasa, kamu bisa ganti dengan SSD biar laptop kamu makin ngebut.
Salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi laptop lemot adalah dengan mengganti hard drive konvensional dengan SSD. SSD memiliki kecepatan baca dan tulis yang lebih cepat daripada hard drive konvensional, sehingga dapat meningkatkan kinerja laptop secara signifikan.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa menggunakan SSD direkomendasikan untuk mengatasi laptop lemot:
7. Defragmentasi hard drive
Defragmentasi hard drive merupakan proses pengaturan ulang data pada hard drive untuk merapikan penyimpanan. Seiring waktu, data pada hard drive cenderung tersebar dalam potongan-potongan, dapat menyebabkan kinerja laptop melambat saat mengakses informasi. Dengan melakukan defragmentasi, data disusun ulang sehingga lebih terpusat, memungkinkan laptop beroperasi lebih efisien dan responsif ketika mengakses data.
BACA JUGA:Banyak yang Tidak Percaya, Ini Kunci Diet Sehat Bagi Pria yang Menginginkan Tubuh Ideal BACA JUGA:Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
BACA JUGA:Kepahiang Tawarkan Destinasi Unik, Bupati Minta Pengunjung Jaga Keasrian Alam dan Kebersihan
8.Scan virus dan malware
Virus dan malware bisa bikin laptop kamu jadi lemot. Virus dan malware bisa pakai sumber daya sistem untuk jalanin diri mereka sendiri, sehingga bisa memperlambat kinerja laptop.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa scan virus dan malware direkomendasikan untuk mengatasi laptop lemot:
- Menghapus virus dan malware
Virus dan malware dapat menyebabkan laptop lemot. Dengan menghapus virus dan malware, Anda dapat meningkatkan kinerja laptop secara signifikan.
- Meningkatkan keamanan
Virus dan malware dapat merusak sistem operasi, file, atau data Anda. Dengan menghapus virus dan malware, Anda dapat meningkatkan keamanan laptop Anda.
9. Perbaiki sistem operasi
Kalau laptop kamu mengalami masalah yang serius, kamu bisa coba perbaiki sistem operasi. Kamu bisa pakai fitur System Restore untuk kembalikan sistem operasi ke keadaan sebelumnya.
Fitur System Restore akan kembalikan sistem operasi kamu ke titik tertentu di masa lalu. Hal ini bisa bantu perbaiki masalah pada sistem operasi yang bikin laptop kamu lemot.
10.Bersihkan kipas
Kipas laptop berfungsi untuk mendinginkan komponen-komponen internal laptop. Kalau kipas laptop kotor, laptop kamu bisa jadi lemot karena komponen-komponen internal laptop jadi panas.
Kamu bisa bersihkan kipas laptop secara berkala pakai kuas atau vacuum cleaner. Pembersihan kipas laptop bisa bantu meningkatkan kinerja laptop dan mencegah terjadinya kerusakan pada komponen-komponen internal laptop.
Sumber:










