Pertanyakan Kualitas Gerai UMKM, Komisi II DPRD Kepahiang Sidak!
Pertanyakan Kualitas Gerai UMKM, Komisi II DPRD Kepahiang Sidak!--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Mendapati banyaknya kritik dan saran dari masyarakat terkait dengan pembangunan gerai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kawasan Masjid Agung Baitul Hikmah Kabupaten Kepahiang, yang tak sedikit mempertanyakan terkait dengan kualitas bangunannya, Kamis 15 Januari 2026 Komisi II DPRD Kepahiang lakukan inspeksi mendadak atau Sidak. Diketahui, pekerjaan penyediaan tempat promosi dan pengembangan usaha kecil pada infrastruktur publik dibangun dengan anggaran Rp175 juta bersumber dana APBD Kepahiang TA 2025 dikerjakan oleh CV. Jasel Mura Mandiri.
BACA JUGA:Mencuri di Healer Kopi, Pemuda Kepahiang Diamankan Polsek Ujan Mas
BACA JUGA:Longsor Lagi di Kepahiang, Jalan di Pasar Sejantung Terancam Putus
Ketua Komisi II Rajib Govindo didampingi Wakil Ketua Komisi Fadilah Sandi, A.Md segelintir yang menjadi perhatian masyarakat adalah terkait lokasi pembangunan gerai UMKM di halaman Masjid Agung, papan merk pembangunan yang diletakkan dibagian belakang dan seharusnya berada di depan sebagai informasi transparansi publik.
"Masyarakat mempertanyakan terkait kegiatan ini dilaksanakan oleh siapa, karena papan merknya tidak tampak dan ternyata ada di belakang bangunan. Kemudian keberadaannya yang ada di kawasan masjid," kata Fadilah.
BACA JUGA:PPDI Kepahiang Terbentuk, Dorong Pemenuhan Hak Disabilitas
BACA JUGA:Tips Memilih 3 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis Terbaik di Google Play
Pihaknya menilai, dengan anggaran yang cukup besar senilai Rp175 juta diharapkan sesuai dengan spesifikasi dengan rencana anggaran biaya atau RAB yang tertera. Kemudian, kata Fadilah, agar keberadaan gerai UMKM ini sebagaimana wacana Pemkab Kepahiang menjadikan Masjid Agung sebagai kawasan wisata religi dapat melakukan penataan terhadap pedagang sekitar agar lebih tertata.
"Terkait dengan sesuai apa tidak spesifikasinya ini kan OPD terkait sudah merancang RABnya, kalau dilihat kualitas cukup baik. Harapannya nanti dapat menata pedagang di sekitar masjid Agung ini agar lebih tertata," jelas Fadilah.
BACA JUGA:Viral di 2026, Ini 5 Game Penghasil Saldo DANA Tercepat dan Terbukti Membayar!
BACA JUGA:Pendaftaran Calon Ketua Golkar Kepahiang Dibuka, Prioritas Kader Lama
Diketahui, sebelum meninjau langsung lokasi pembangunan gerai UMKM, Komisi II melakukan hearing rapat dengar pendapat atau RDP bersama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, hal ini berkaitan dengan keberadaan gerai UMKM yang ramai jadi perbincangan masyarakat. Namun demikian, dikatakan Fadilah, pihaknya sudah mendapat keterangan dari OPD terkait, bahwasannya keberadaan gerai UMKM tersebut masuk dalam program Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang.
Sumber:










