Siapkan Mini Museum, Dikbud Kepahiang Kumpulkan Benda Bersejarah
Siapkan Mini Museum, Dikbud Kepahiang Kumpulkan Benda Bersejarah--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Terbatasnya anggaran untuk membangun Museum berstandar nasional di Kabupaten Kepahiang nampaknya masih belum memungkinkan. Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang menyiapkan museum mini sebagai wadah untuk menyimpan koleksi barang-barang bersejarah.
Museum mini tersebut berlokasi di kawasan Rumah Adat, demikian disampaikan Kadis Dikbud Kepahiang Dr. Nining Fawely Pasju, S.Pt MM.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Aplikasi Penghasil Saldo DANA yang Harus Dicoba Pengguna tahun 2026
BACA JUGA:Auto Dapat Rp522 ribu dalam Sehari, Ini Game Penghasil Uang Tercepat 2026
"Memperhatikan benda-benda bersejarah ini bagian dari tugas dan fungsinya Dinas Dikbud, namun belum memungkinkan bagi kita membangun Museum berstandar nasional, sehingga disiapkan mini museum dulu," kata Nining.
Nining menyebutkan, hingga saat ini pihaknya pada Bidang Kebudayaan tengah mengumpulkan koleksi benda-benda bersejarah. Sebagiannya sementara dikumpulkan Rumah Adat, salah satunya sejumlah tempayan yang ditemukan bersama tiga tengkorak yang ditemukan di Kelurahan Durian Depun, Kecamatan Merigi belum lama ini.
BACA JUGA:Tim Elang Juvi Polres Kepahiang Amankan Warga RL, Dugaan Percobaan Curanmor di Kepahiang
BACA JUGA:'Ngeluh' Hingga 8 Januari ASN Pemkab Kepahiang Belum Terima Gaji!
"Masih ada lahan disamping rumah adat yang bisa dibangun museum, ini kita usulkan di lokasi yang sama dengan rumah adat," ujar Nining.
Sementara itu, lanjut Nining, syarat mendirikan museum bersejarah setidaknya daerah memiliki 100 koleksi benda bersejarah. Dengan demikian, pihahknya juga meminta partisipasi masyarakat dalam menyumbangkan benda bersejarah.
BACA JUGA:Hearing Lagi, Forum Kades Bahas Soal Siltap Perangkat Desa di DPRD Kepahiang
Sumber:










