Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2025 Menurun, Tapi KDRT Meningkat!
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2025 Menurun, Tapi KDRT Meningkat!--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Polres Kepahiang melalui Unit Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Senin 5 Januari 2026 merilis, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025 menurun dibandingkan tahun 2024 lalu. Dimana, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak pada tahun 2024 sebanyak 55 kasus dan tahun 2025 sebanyak 46 kasus.
BACA JUGA:Geger! Warga Kepahiang Dijambret, Emas 20 Gram Raib
BACA JUGA:Ribuan Warga Belum Rekam e-KTP, Dukcapil Pastikan Tak Ada Hambatan Perekaman!
Kapolres Kepahiang AKBP M. Faisal Pratama, S.Ik MH melalui Kasatreskrim AKP Dennyfita Mochtar, S.Trk didampingi Kanit PPA Aiptu Dedy, SH menerangkan perbandingan kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang mengalami peningkatan dari 7 kasus tahun 2024 meningkat 10 kasus pada tahun 2025.
"Secara keseluruhan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2025 mengalami penurunan dari tahun 2024. Namun, ada peningkatan pada kasus KDRT," ujar Kanit PPA.
BACA JUGA:Ini Keterangan Polisi Terkait Motif Pembacokan di Kepahiang!
BACA JUGA:Ada Saldo Gratis Rp325.000 dari 4 Aplikasi Penghasil Uang Tanpa Modal!
Kanit PPA menjelaskan, sementara kasus asusila terhadap anak juga meningkat dari 12 kasus tahun 2025 dibanding 2024 11 kasus. Kemudian kasus pencabulan yang tahun 2024 sebanyak 10 kasus, dan 10 kasus terjadi pada tahun 2025.
BACA JUGA:Bupati Kepahiang Pastikan Seluruh Jabatan Kosong Dituntaskan Bulan Januari Ini!
BACA JUGA:BKD Gandeng Kejari, SKK Tunggakan Pajak Daerah Capai 90 Persen!
"Kita melakukan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Kepahiang ini dengan menggandeng OPD terkait DPPKBP3A dan Dinas Dikbud, yaitu dengan melakukan sosialisasi sampai ke tingkat sekolah-sekolah," sampai Kanit PPA.
Sumber:










